Hai Mi Fans, Yuk! berpartisipasi dengan cara Instal dan share ke berbagai media sosial kamu tentang aplikasi PeduliLindungi  demi menekan penyebaran pandemi virus C0VID-19 yang tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, namun juga berdampak buruk segala hal dalam kehidupan.

Cara Relock dan Cek Status Bootloader di Semua Ponsel Xiaomi dengan Mudah

MIUIPEDIA - Cara Relock dan Cek Status Bootloader Semua Ponsel Xiaomi dengan Mudah | Secara umum ponsel android termasuk juga ponsel-ponsel besutan Xiaomi memiliki sistem keamanan sendiri agar terhindar dari serangan virus dan malware.

Sistem tersebut akan diperbarui secara berkala, salah satunya sistem penguncian bootloader (lock bootloader) yang bertujuan agar pengguna tidak dapat memodifikasi sistem dengan mudah.

Walaupun begitu, Xiaomi sebagai produsen ponsel memberikan pilihan kepada para penggunanya untuk dapat membuka kunci bootloader (unlock bootloader) dengan menyediakan tool Mi Unlock secara gratis yang dapat membuka sistem lock bootloader secara resmi dan tentunya dengan syarat dan ketentuan serta resiko yang akan terjadi apabila pengguna melakukan unlock bootloader.


Namun karena khawatir, banyak pengguna yang telah melakukan unlock bootloader pada ponsel mereka untuk kembali mengunci bootloader, agar ponsel tidak rentan terserang virus dan juga menghindari hilangnya atau batalnya garansi pada ponsel mereka.

Nah, kalau kamu berniat relock bootloader pada ponsel Xiaomi kesayangan kamu, yuk ikuti langkah-langkah berikut :

#1. Persiapan

  1. Komputer OS Windows 7, 8 (8,1), 10 atau yang terbaru, diutamakan bersistem 64 Bit;
  2. Kabel data original Xiaomi  atau yang sejenis dengan kualitas baik;
  3. Telah terpasang Driver USB Xiaomi pada PC, kalau belum dapat mengikuti tutorial memasang driver ponsel Xiaomi melalui tautan ini, namun apabila sudah terinstal tool seperti MiFlashtool atau SP Flash Tool atau juga PC Suite pada komputer kamu abaikan saja hal ini;
  4. Jangan lupa backup data penting yang terdapat pada media penyimpanan ponsel Xiaomi kamu, seperti foto, video, dll, gak mau kan file penting hilang begitu saja, nah untuk tutorial backup dapat mengikuti melalui tautan ini.

#2. Syarat  

  1. Ponsel Xiaomi dengan status Unlock Bootloader (UBL) tipe apa saja;
  2. Software Mi Flash Tool, Minimal adb and fastboot.

#3. Unduh 

  1. Unduh Mi Flash Tool;
  2. Unduh minimal ADB and fastboot.

#4. Cara mengunci Kembali (Relock) Bootloader Xiaomi




Setelah semua dipersiapkan, ada beberapa opsi yang dapat kamu praktikkan dalam proses relock bootloader, caranya cukup mudah dan tidak perlu memiliki keahlian khusus untuk melakukannya, untuk lebih jelasnya dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Pastikan ponsel Xiaomi kamu sudah berada di mode fastboot, untuk beralih dapat dilakukan dengan cara mematikan daya ponsel terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan menekan kombinasi tombol volume bawah + power secara bersamaan atau menggunakan trik tanpa tombol masuk ke fastboot hingga muncul tampilan MIUI BUNNY sedang oprak robot android.


Hubungkan kabel data dari komputer ke ponsel, dan lanjut ke langkah berikut.

#Dengan Perintah Fastboot

Opsi ini dilakukan dengan mempergunakan perintah Command Prompt (CMD) Fastboot dan untuk mempergunakannya kita dapat mempergunakan tool minimal ADB and fastboot, tool ini berjalan dengan bantuan software CMD.exe.

Sebelum menjalankan tool ini, ekstrak file minimal ADB and fastboot  yang telah diunduh sebelumnya dan klik "Minimal ADB and Fastboot.exe" dari ekstrak file tersebut.

Setelah jendela cmd.exe terbuka, lakukan pengecekkan status pada perangkat yang akan di relock dan tentunya dalam keadaan ponsel sudah terhubung ke PC, kemudian ketikkan perintah berikut:
fastboot devices [tekan Enter]
fastboot oem device-info [tekan Enter]


Akan terdapat informasi seperti digambar:


Jika informasi yang didapat pada bagian berikut :
"Device Unlocked: true"

Informasi ini menjelaskan bahwa perangkat yang digunakan saat ini telah Unlock Bootloader (UBL).

Sebaliknya apabila terdapat status berikut.
"Device Unlocked: False"

Informasi ini menjelaskan ponsel Xiaomi berstatus Lock bootloader atau masih terkunci bootloader, abaikan saja tutorial ini apabila status tersebut kamu dapati.

Setelah mengetahui "Device Unlocked: true" lanjutkan dengan perintah fastboot berikut:
fastboot oem lock [tekan Enter]
Perintah ini akan mengunci kembali (relock) bootloader dengan mudah, namun ada hal yang perlu diketahui, saat mempraktekan cara ini ternyata ponsel Xiaomi saya menjadi soft brick alias gak bisa masuk ke menu lagi, hanya bisa berjalan dalam mode fastboot dan recovery.

Apakah cara seperti ini masih "work?"

Apabila hal ini terjadi, tetap tenang ternyata mengatasi masalah soft brick karena proses relock bootloader dengan perintah fastboot dapat diatasi dengan mudah cukup melakukan proses unlock bootloader ulang dan tentunya mempergunakan akun mi yang sama pada ponsel untuk login pada software Mi Unlock.

# Dengan Miflash Tool

Mempergunakan Miflash Tool lebih direkomendasikan apabila ingin melakukan relock bootloader.

Secara step by step proses relock sama dengan melakukan proses flashing ROM Fastboot mempergunakan Miflash tool dalam mode fastboot.


Yang membedakannya hanya pada opsi  "clean all and lock" yang dipilih, setelah perangkat terdeteksi pada tool, klik "flash" untuk memulai proses relock bootloader dan sekaligus proses install ulang pada ponsel akan dilakukan.

#5. Cara Mudah Cek Status Bootloader

Cara cek status bootloader sebenarnya sangat mudah, penasaran? simak ulasan berikut tentang cara mudah cek status unlock bootloader berikut:

#Cek Pada Boot Splash



Kira-kira kamu pernah gak memperhatikan sewaktu menyalakan ponsel Xiaomi, terlihat logo Mi (mi.com) kalau kamu merasa gak pernah melakukan Unlock Bootloader dan ternyata pada bagian bawah layar terlihat tulisan unlocked dengan icon gembok kebuka, itu menandakan ponsel telah ter-unlock.

Nah, apabila hal ini terjadi pada kamu yang baru membeli ponsel Xiaomi yang bukan garansi resmi di Indonesia, bisa jadi ponsel tersebut sudah dimodifikasi sistemnya.

Untuk mengetahui ponsel kamu abal-abal atau bukan yuk baca tutorial cara mengetahui,Cara Mengetahui Jenis, Ciri, Perbedaan ROM Developer, Stable, Abal-Abal dan Juga Custom ROM Xiaomi.

#Cek di Bagian Opsi Pengembang [Status Mi unlock]

Sub menu opsi pengembang secara default tidak akan terlihat pada setelan ponsel yang terdapat pada "setelan tambahan" untuk memunculkannya atau mengaktifkan sub menu ini lakukan langkah  berikut:  
  • Akses ke setelan [Settings] > Tentang Ponsel [About Phone>  tekan sebenyak 7 kali pada Versi MIUI [MIUI Version]
  • Kemudian cek pada menu setelan > ...setelan tambahan [Additional Settings] cek apakah sub menu opsi pengembang [Developer Options] sudah terlihat?


Pada sub menu opsi pengembang, cari dan temukan  sub menu Status Mi Unlock. Icon gembok terbuka menandakan bootloader terbuka dan icon gembok  terkunci menandakan bootloader terkunci.


#Gunakan Perintah Fastboot

Jalankan atau gunakan tool minimal ADB and fastboot  yang telah saya jelaskan sebelumnya, pastikan ponsel dalam mode fastboot.

Dalam keadaan ponsel sudah terhubung ke PC, kemudian ketikkan perintah berikut:
fastboot devices [tekan Enter]
fastboot oem device-info [tekan Enter]



Perangkat dalam keadaan Bootloader terbuka (Unlock Bootloader).


Perangkat dalam keadaan Bootloader terkunci (Lock Bootloader).

 
Peringatan!
Kami tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang mungkin terjadi pada ponsel Anda selama proses ini, perbedaan kondisi ponsel mungkin akan mendapatkan hasil yang berbeda.

Bagaimana mudah bukan?


Jika artikel cara relock dan cek status bootloader semua ponsel Xiaomi dengan mudah mencerahkan kamu, maukah kamu menekan tombol share dan berbagi ke berbagai media sosial kamu, itu sangat membahagiakan mimin.

Jangan lupa  follow kami di Twitter  dan klik Tombol Share yang ada di bawah artikel ini dengan share ke berbagai media sosial kamu, sebagai bentuk dukungan kamu akan perkembangan blog ini menjadi lebih baik lagi, terima kasih.

Disclaimer: Sumber artikel, gambar, video, software, tools, ataupun file dalam bentuk apapun yang ada di artikel ini terkadang didapat dari berbagai sumber media lain yang tidak diketahui sumber aslinya. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah konten terkait dengan DMCA, silahkan Anda dapat menghubungi ke kontak Kami.